Skip to main content

Romantika Pendidikan 1




Mata melotot dengan tangan bertengger di pinggang serta raut muka dibuat serem, tiga baris kancing baju atas ke bawah dibuka terlihat kalung di dadanya, ya itulah Wano nama panggilan seorang siswa SDN Damparkarangan x Kebondalem Pemalang.

Dengan suara lantang layaknya calo bus omprengan trayek Pemalang Tegal yang sedang mencari penumpang, dia membentak teman-temannya yang berada di dalam kelas “duduk! Berani berdiri sama halnya menentangku, preman beken super ganteng agak krempeng sedikit dikelas ini, ha ha ha…   Tidak seorangpun teman satu kelas yang berani berdiri apalagi bergerak persis seperti sapi yang dicocok hidungnya.
Badannya kecil, kerempeng, muka morfinis mungkin jika tertiup angin putingbeliung, dia akan terbang melayang. Padahal temannya yang memiliki postur tubuh lebih besar dari dia banyak, tetapi  fenomena aneh terjadi di sini, mereka takut dengan Wano si anak ceking dengan tampilan casing jadul ibarat kata handphone.
Tak selang beberapa waktu si kinong yang kebetulan duduk di pojok paling belakang, berdiri sambil nunjuk-nunjuk kearah Wano, kontan saja keluarlah tanduknya dan siap menyeruduk si kinong, “Kamu sudah berani main tunjuk-tunjuk sama aku ya, tahu gak apa akibatnya?” begitulah ancaman yang sangat familier di telinga kinong dan kawan-kawan.
Dengan ketakutan Kinong berucap, maaf tar, belakang kamu…..”. Belum selesai si kinong berbicara seakan ada petir menyambar pita suara Kinong, sehingga tanpa dikomando suara Kinong berhenti seketika.
“Apa kamu bilang? tar… tar…. emang aku gitar, sembarangan! nglonjak ya kamu, sekali lagi kamu berani begitu sama preman ganteng, bogem mentah sudah saya siapkan buat kamu”. Sambil mencak-mencak layaknya sipitung dari betawi, sampai-sampai tangan kanannya sempat mendarat pada sebuah benda empuk agak keras.
“Wano!” teriak seseorang dengan suara agak berat tepat dibelakangnya, seseorang berbadan tegap, dengan pakaian safari berpeci dan kacamata bertengger di atas hidungnya. Ia tidak menyangka kalau tangannya menampar wajah sang guru.
“ma..ma..maaf pak, tidak sengaja.” Dengan gemetar Wano meminta maaf kepada gurunya.
“apa apaan ini?” Tanya pak Bakri
“nggak ada apa-apa kok pak”, jawab Wano
“terus kamu didepan kelas bentak-bentak temanmu, maksudnya apa?” Tanya pak Bakri keheranan.
“a…a…anu pak guru, eemm…. Ini tadi kami sedang belajar akting pak, saya memerankan tokoh antagonis, truss nanti gantian teman-teman maju setelah giliran saya.” Begitulah jawaban Wano layaknya seorang diplomatik tingkat RT, dengan memandang temannya satu persatu sambil dikerlingkan matanya sesekali melotot, dimaksud agar temannya mengamini.
“trus itu matamu kenapa?”
“nggak apa-apa pak, mataku ini tadi sepertinya kemasukan debu.”
“memangnya kalau kemasukan debu harus melotot?” aneh-aneh kamu, sudah duduk sana ke tempatmu, kita mulai pelajaran Matematika.”
Begitulah keseharian Wano sang preman kelas 4 yang selalu saja usil, sehari saja tidak usil seakan akan kehilangan duit ratusan ribu. Dasar Wanoreh (nama lengkap Wano) preman jadi - jadian dari SD Damparkarangan, hehe..

Bersambung ..... 
sumber : buku cerpen tehpoci gulabatu

Comments

Popular posts from this blog

Techniques to Earn Money with Affiliate Marketing

In today's digital world, there are countless ways to earn money online, and affiliate marketing is one of them. Affiliate marketing is a popular way to earn a commission by promoting other people's or company's products. As an affiliate marketer, you can earn money without creating your own product or service. In this article, we'll discuss some easy techniques to earn money with affiliate marketing. Choose a Niche Choosing the right niche is essential in affiliate marketing. Your niche should be something you are interested in and knowledgeable about. You should also choose a niche with a high demand and low competition. The more targeted your niche, the easier it will be to promote products to your audience. Find an Affiliate Program Once you have chosen your niche, the next step is to find an affiliate program. There are many affiliate programs available online, such as Amazon Associates, Clickbank, and ShareASale. Research the affiliate programs in your...

Motivasi Bisnis Ala Islam Untuk Wirausaha Muda

Muda berprestasi selalu berfikir untuk menjadi seorang wirausaha dengan motivasi yang sangat kuat dalam mewujudkan hal itu. Mendapat motivasi islami dalam berbisnis memang akan memudahkan perkembangan bisnis tersebut. Agama islam selalu mengajarkan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dan menjalankan perintah serta menjauhi larangannya. Ketika seseorang berfikir tentang berwirausaha di dalam dirinya sudah terdapat motivasi yang sangat kuat untuk mewujudkan mimpinya. 

Masih bau kencur dah mau nikah, sekolah aja belon kelar

Ada ada aja sekarang ini mengenai nikah, kenapa begitu? Banyak sekarang anak muda yang ingin menikah meskipun usianya masih muda bau kencur. Tapi kenapa sie kalau masih bau kencur nggak boleh nikah? Karena nikah it u bakalan banyak sekali persyaratan dan tanggung jawabnya l ho ? Emang udah siap dan sanggu p dengan segala kewajibanya? Pastinya belum dong? Nikah itu tujuannya untuk ibadah, tapi kalo kamu belum cukup umur dan juga jasmani dan rohani ya nggak usah dari pada semuanya nggak berjalan sesuai apa yang kamu dan pasangan inginkan.