Skip to main content

Kulit Atau Isi (1)


Mendung menggelayut seantero kota Pemalang, sang mentari seakan kalah pamor dengan awan yang berarak membawa air barokah dari langit, maka gerimis pun turun, Pemalang mandi basah, tak sejengkal tanahpun yang dibiarkan kering. Dedaunan menari terkena terpaan ribuan butiran air yang terlihat bagaikan kilau mutiara.

Suasana begitu romantis terutama bagi pasangan muda mudi yang sedang memadu kasih, jeileee... mungkin gak sih..? he.. he.... yah....begitulah, lebih enak bagi yang udah nikah dong tentunya, nyesel loh bagi yang belum maried. Makanya nikah sana! Emang apa sih yang bikin banyak kawula muda lebih suka ngejomblo apalagi yang udah kepala empat. emang ada yang begitu? Ooo.... jangan tanya. Masih ada loh, mau minta berapa? Sekodipun ada. He he he... sebenarnya ada banyak kemungkinan kenapa mereka masih betah menyandang status jomblo. Mungkin mereka menganggap kalau punya istri jadi rempong kali yaaa, apapun serba diatur gak bisa bebas bagai merpati apalagi ntar kalau dah punya monik. Atau mungkin mereka memilih yang cuantik, jadi selama ini belum nemu yang cocok dengan kriterianya  kalau itu mah menurutku dianya saja yang gak pernah ngaca! dan yang paling sering dijadikan alasan klasik selama ini adalah, kalau saya nikah kelak anak istri mau dikasih makan apa? Sedangkan untuk hidup sendiri saja masih susah. Nah kalau ini beda lagi, mereka kurang iman! Emang selama ini yang ngasih makan makhluk di muka bumi ini siapa? Diakah? Tiap orang punya rejeki masing-masing. Dah gak usah banyak cincong kalau dah cukup umur ya nikah. kan kita keturunan orang yang nikah, masa sih sama nikah aja kayak mau menghadapi  harimau? KUA dah nunggu tuh, tenang sekarang biaya nikah cuma Rp. 30.000,- murah kan, mau alasan apalagi, hayoooo (iklan layanan masyarakat, kalee) He he he kok jadi nglantur ya.

Mau keluar rumah rasanya males banget gitu loh, enakkan berdua di rumah sama sang mantan pacar atau anaknya mertua atau ibunya anak-anak atauuuuu....apalagi yah, terserah dech intinya ya istri tercinta.
Duduk berdua di teras rumah ditemani teh poci gula batu yang hangat sehangat suasana sore itu. Serta panasnya ubi rebus menambah nikmat dan sempurnanya suasana sore itu. Kebetulan anak lagi main di rumah tantenya, jadi berduaan dech, ingat waktu dulu belum nikah masih bujang perawan, bawaanya indah mulu, semua gak ada yang jelek, dompet bokek pun gak masalah kalau dah ketemu ngobrol sana sini asyik bangeeeet. Dan saat ini memori dulu seakan kembali lagi datang dengan suasana yang berbeda, tentuya dengan belenggu yang sudah terbuka. berdua ngobrol menanti magrib tiba.
“ Subhanallah !!! mas lihat gak tuh”. istriku menunjuk ke arah di mana awan terlihat sangat indah sore itu. Dihiasi lukisan garis lengkungan yang tersusun rapi dengan warna warni yang begitu memikat hati setiap insan, gurat wajahnya tergambar kekaguman yang luar biasa.
“Memangnya ada apa sih, heboh banget?” tanyaku pura-pura tidak tau walaupun sejak tadi akupun sudah terpukau melihat pemandangan itu.
“Itu loh.. pelangi indah banget.” Jawab istriku
“Aku juga lihat, Maha Suci Allah subhanahu wataala yang telah menciptakan alam ini begitu indah. Tak satupun makhluk di dunia ini yang sanggup melukis keindahan alam yang begitu menakjubkan.” Akupun menimpali sambil menikmati seruputan teh yang nikmat, sampai hutangpun seketika seakan hilang (he... he... ngarep banget).
“Kalau melihat pelangi yang begitu indah, rintik air hujan yang jatuh dari langit membasahi semua yang ada di permukaan bumi, syahdunya suasana hati, membuat semakin kecil dan hilang diri kita dihadapan sang Kholik seniman yang tak tertandingi Maha Karya-Nya, kita bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Namun kebanyakan manusia kok merasa lebih pintar, lebih kaya, lebih segala-galanya, menurut mas penyakit apa yang sedang menggejala pada hati manusia?” tanya istriku
“Wah pertanyaan berat nich, yang mudah-mudah aja dong, ntar malah keliru lagi.” Jawabku, sesekali menuang kembali cangkir mungil dengan air teh panas yang masih redy stock dalam gudang poci (lebay, emang barang dagangan, he he he).
“Ya mungkin mas pernah mendengar hal itu.” Kata istriku memancing jawaban yang masih ada di dalam samudra hatiku.
“Yang jelas sampai sekarang syaitan tidak akan pernah rela kalau anak keturunan Nabi Adam dan Sayidti Hawa enak-enakan masuk syurga, manusia oleh syaitan dibujuk dan dirayu agar mereka menjadi temannya di neraka kelak. Manusia gak akan takut jika digoda dengan bentuk mereka yang super serem, mata keluar, taring yang tajam disebelah sisi kanan dan kiri gigi dengan darah yang mengucur, ataupun yang serem serem lainnya. Udah gak jamannya takut sama yang begituan yang ada malah buat lawakan, hantu gak serem lagi hantu itu lucu. sehingga yang paling paten adalah menggoda hatinya, dengan perasaan yang seakan benar padahal menjerumuskan. Syaitan menyebarkan virus kedalam hati manusia, sehingga terjangkit penyakit hati yang sulit disembuhkan. contohnya sombong, iri, dengki, dongkol, ujub, dan masih banyak lagi yang lainnya. Anehnya sang penderita tidak sedikitpun merasakan penyakit itu.” Jawabku menanggapi istriku yang tiba-tiba menanyakan hal yang tidak biasanya.
“ O... gitu ya, jadi belum tentu yang sholatnya rajin, ngajinya rajin, para kyai itu terlepas dari syetan? Tapi seneng dong yang jadi kyai, dia kan pinter pasti bisa mengalahkan syaitan.” Ujar istriku
“ Ya makanya kamu jadi Nyai doong. biar kebal digoda syaitan. Kamu tau gak, tidak serta merta mereka para alim bisa terbebas dari bujukan syaitan, begitu mulia nabi Adam tetapi mengapa bisa dibujuk iblis? Karena konon katanya kalau yang menggoda para alim, maka iblis mendelegasikan kepada syaitan yang ilmunya lebih tinggi dari si alim. udahlah gak usah tanya-tanya begituan, kita nikmati suasana syahdu ini mumpung belum maghrib, yang jelas syaitan tidak akan bisa menggoda kepada seorang yang beriman dan bersabar.” Jawabku sambil memandang istriku yang melongo dari tadi dengan mengerutkan dahinya  seakan berpikir keras.
“O ya mas, tetangga kita si Borneo kok gak pernah sholat ya? Kemaren sempat ketemu sama ibu ibu, ada yang negur sama dia, eh dia malah jawab yang penting hatinya bu, kata dia begitu.” Lagi-lagi istri melemparkan pertanyaan kepadaku, gak dijawab malah jadi penasaran, mau dijawab hilang dech kesempatan buat mesra-mesraan, ya udahlah mau gak mau jawab aja.
“Begini istriku yang paling cantik dan caem,(idiiih sok romantis buangeet). orang mau sholat atau tidak itu urusan dia, emang dipikirin. Kalau kita mengingatkan itu memang sudah sewajarnya, selanjutnya terserah dia. Kok pusing-pusing amat.” Jawabku sambil menyantap ubi yang telah disediakan bidadariku sejak tadi.

Bersambung ......
Dikutip dari : Buku Tehpoci Gulabatu

Comments

Popular posts from this blog

Techniques to Earn Money with Affiliate Marketing

In today's digital world, there are countless ways to earn money online, and affiliate marketing is one of them. Affiliate marketing is a popular way to earn a commission by promoting other people's or company's products. As an affiliate marketer, you can earn money without creating your own product or service. In this article, we'll discuss some easy techniques to earn money with affiliate marketing. Choose a Niche Choosing the right niche is essential in affiliate marketing. Your niche should be something you are interested in and knowledgeable about. You should also choose a niche with a high demand and low competition. The more targeted your niche, the easier it will be to promote products to your audience. Find an Affiliate Program Once you have chosen your niche, the next step is to find an affiliate program. There are many affiliate programs available online, such as Amazon Associates, Clickbank, and ShareASale. Research the affiliate programs in your...

Motivasi Bisnis Ala Islam Untuk Wirausaha Muda

Muda berprestasi selalu berfikir untuk menjadi seorang wirausaha dengan motivasi yang sangat kuat dalam mewujudkan hal itu. Mendapat motivasi islami dalam berbisnis memang akan memudahkan perkembangan bisnis tersebut. Agama islam selalu mengajarkan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dan menjalankan perintah serta menjauhi larangannya. Ketika seseorang berfikir tentang berwirausaha di dalam dirinya sudah terdapat motivasi yang sangat kuat untuk mewujudkan mimpinya. 

Masih bau kencur dah mau nikah, sekolah aja belon kelar

Ada ada aja sekarang ini mengenai nikah, kenapa begitu? Banyak sekarang anak muda yang ingin menikah meskipun usianya masih muda bau kencur. Tapi kenapa sie kalau masih bau kencur nggak boleh nikah? Karena nikah it u bakalan banyak sekali persyaratan dan tanggung jawabnya l ho ? Emang udah siap dan sanggu p dengan segala kewajibanya? Pastinya belum dong? Nikah itu tujuannya untuk ibadah, tapi kalo kamu belum cukup umur dan juga jasmani dan rohani ya nggak usah dari pada semuanya nggak berjalan sesuai apa yang kamu dan pasangan inginkan.