" Hati manusia laksana mulut kendi yang kecil, tidak ada yang bisa melihat sampai ke dalam-dalamnya, sehingga kejernihan isinya hanya dapat dinilai dari apa yang keluar".
"Saya benar-benar ikhlas, kamu tidak usah khawatir". kata atau ucapan semacam ini tentu sering kita dengar bahkan boleh jadi kita juga pernah mengucapkannya kepada orang lain.
anda tahu makna dari ucapan tersebut ? kalau kita kaji lebih dalam ucapan tersebut menggambarkan kalau dia tidak ikhlas. kok bisa?! ya bisa saja..
ada orang yang banyak ngomong, setiap ketemu dia selalu saja menjadi pembicara inti sementara yang lain disuruh jadi pendengar. pernahkah anda menjumpai orang seperti itu ? tahukah anda kalau perbuatannya secara tidak sadar hanya untuk mencari pengakuan supaya dia dianggap orang pintar.
begitupun kalau dia bilang saya benar - benar ikhlas, yakinlah bahwa ungkapan ini perlu diragukan keikhlasanya. mungkin waktu itu banyak orang, supaya orang lain menilai ke kita orang yang baik hati, ikhlas....
kalau memang dia ikhlas apa perlunya orang lain tahu kalau dia itu ikhlas ?
oleh karena itu siapa yang tahu dalamnya hati......
oleh karena itu siapa yang tahu dalamnya hati......
bagaimana menurut anda?

setujukah anda atau mungkin kurang setuju ? silahkan jangan sungkan sampaikan pendapat anda.
ReplyDelete